SUNGKYUNKWAN SCANDAL EPISODE 18
Yoon Hee dan Sun Joon menikmati momen istimewa di
dalam lift, sayangnya hanya sesaat. Keduanya dikejutkan dengan suara Gu Yong
Ha.
Yong Ha : Apa?
Jae Shin : Pelankan suaramu!
Yong Ha : Jadi maksudmu..dalang semua insiden ini adalah Menteri Kiri Lee? Ayah
Lee Sun Joon? Apa yang terjadi pada Prof Kim Seung Heun dan Ketua Siswa SKK
Moon Young Shin..maksudku, semua insiden penghancuran Geum Deung Ji
Sa...Menteri Kiri adalah dalangnya? Aku tanya padamu!!
Jae shin : Sudah kubilang pelankan suaramu!
Yoon Hee dan Sun Joon masuk ke ruangan itu, keduanya terperanjat. Yong Ha dan
Jae shin masih tidak menyadari mereka.
Yoon Hee mendekat dan minta penjelasan, Apa yang kau katakan Sahyung, siapa
katamu dalang dibalik semua insiden ini? aku harus mendengarnya. Yoon Hee jelas
syok. Jae Shin jalan keluar.
Yong Ha tidak enak dan minta maaf, tapi ini semua belum confirm.
Sun Joon langsung meraih surat bukti pemilikan tanah itu Apa aku bisa mengambil
dokumen ini Sahyung? Apa benar jika kita bisa memastikan siapa pemilik dokumen
ini, maka kita akan tahu siapa dalangnya?
Yong Ha balik bertanya apa kau sanggup? Sun Joon menjawab, jika ayahku memang
dalangnya, maka bukankah aku yang seharusnya melakukannya? (memeriksa
kebenarannya)
Sun Joon jalan keluar dan memegang bahu Yoon Hee.
Jae shin minum bersama Yong Ha. Atau tepatnya Yong Ha merampas arak Jae Shin
dan meminumnya :) Keduanya tampak tertekan. Yong Ha tanya apa alasan mengapa
kau tidak meneruskan penyelidikan adalah karena daemul? Karena kau takut Kim
Yoon shik akan terluka karena Lee Sun Joon? Kau ini benar-benar...
Jae Shin mengambil araknya kembali dan Yong ha tanya sejak kapan mereka berdua..tidak,
sejak kapan kau tahu? Sun Joon pergi ia menemui ayahnya dan ingin tahu mengenai
surat tanah itu.
Jae shin diam saja sepanjang waktu itu. Yong Ha merasa kasihan pada Jae shin.
Sun Joon menghadap ayahnya dan menunjukkan surat itu. Menteri Lee heran, apa
ini? sun Joon berkata justru saya ingin tahu.
Sun Joon : Pemilik tanah Baek Dong Soo adalah manajer rumah tangga kita, tapi
pemilik tanah yang sebenarnya adalah kau ayah. Tolong, katakan mengapa tanah
ini jatuh ke tangan petugas patroli 10 tahun lalu.
Menteri Lee : Hentikan apapun yang kau lakukan skr
Sun Joon : apa saya tidak diijinkan karena ayah tidak bisa terus terang
Menteri Lee : Kau mencari Geum Deung Ji Sa kan? peristiwa malang tentang PM
Sado th 1762 tahun Imo, aku tidak pernah merasa bersalah. Penghargaan terhadap
mendiang Raja (Yeongjo) tidak akan berubah. Untuk meraih apa yang benar kadang
ayah dan anak bisa menjadi musuh dan juga ada pemenang dan pasti ada yang
kalah.
PM Sado hanya pihak yang kalah, tidak lebih, tidak kurang.
Sun Joon : Jika ini adalah keputusan yang benar, mengapa ayah takut dengan Geum
Deung Ji Sa?
Menteri Lee : Aku tidak takut dengan Geum Deun Ji Sa, aku lebih takut dengan
hukum moral keluarga, hati mendiang Raja (Yeongjo) terbelenggu dengan
kerinduannya terhadap putranya yang ia bunuh sendiri dan Raja sekarang
(Jeongjo) terganggu karena kehilangan ayahnya di usia yang belia, Jika
kekuasaan dipegang oleh orang dengan hati lemah, maka akan ada pertumpahan
darah lagi di negara ini. Kesetiaanku tetap selamanya dan sejarah yang akan
membuktikannya, jadi jangan mencari lagi. Kau tidak boleh terlibat dalam
pencarian Geum Deung Ji Sa, karena idealismemu, keluarga Lee Jin Sung bisa
tersapu habis.
Sun Joon : Demi mempertahankan keluarga Lee Jin Sung, maka ayah mengorbankan
Prof Kim Seung Heun dan Ketua siswa Moon Young Shin dan memusnahkan Geum Deung
Ji Sa?
Menteri Lee : Tidak!
Sun Joon : Saya tidak bisa menerima kata-kata ayah seperti yang dulu saya
lakukan karena dokumen di depan ini mengatakan kebenaran yang tidak terbantahkan.
Sun Joon berdiri, memberi hormat dan memunggungi ayahnya. Menteri Lee marah,
berhenti! Beraninya kau memunggungi ayahmu! (Sesuai tradisi, kalau seorang anak
akan keluar ruangan, dia harus jalan mundur, tidak boleh memunggungi ayahnya. )
Sun Joon menoleh dan berkata bukankah ayah berkata kalau ayah dan anak bisa
menjadi musuh? sekarang saya menjadi musuh ayah. Sun Joon menghormat dan pergi.
Menteri Lee syok.
Yoon Hee menenggelamkan diri di perpustakaan dan mencari buku2. Tapi berhenti
kalau ingat lagi kata-kata Yong Ha mengenai Menteri Lee. Yoon Hee menyentuh
cincin-nya dan termenung. Selama ini Jae shin mengamatinya. Tiba-tiba sebuah
tangan menutup bukunya. Tangan Jae shin!
Jae shin : Ini sudah malam, jika kau tidak tidur kau tidak akan tumbuh tinggi.
Yoon Hee memaksakan senyuman.
Jae Shin dan Yoon Hee jalan kembali ke kamar mereka. Yoon Hee menanyakan Geum
Deung Ji Sa, dari buku2 yang kita peroleh dari toko buku, itu muncul dalam
sejarah klasik, aku mengerti kalau partai Noron takut. Dan juga, untuk ayahku..
Jae shin memotongnya, pelan-pelan saja, satu persatu. Masuklah kedalam dan
tidur. Aku tidur dengan Yeorim untuk menghindari kebiasaan tidurmu yang jelek
itu. Lalu Jae shin menyadari cincin Yoon Hee. Jae shin beranjak pergi.
Yoon Hee memanggilnya, Sahyung, apa kau pikir semua ini benar?
Jae shin menghiburnya, jangan cemas berlebihan, kita akan tahu setelah Sun Joon
kembali.
Paginya, Yoon Hee dan Yong Ha menunggu di basement Tuan Hwang. Yoon Hee tidak
sabar menunggu Sun Joon. Sahyung, aku akan keluar memeriksa.
Yong Ha berkata agar Yoon Hee tenang saja, Sun Joon pasti akan datang,
peristiwa 10 tahun lalu itu sudah terjadi, kau pergi keluar pun tidak bisa
mengubah apapun. Lagipula ada seseorang yang sudah keluar untuk menemui Sun
Joon.
Jae shin sudah menunggu Sun Joon lebih dulu. Begitu melihat Sun Joon ia
berseru, hei! ayo kita bicara. Keduanya pergi ke tempat sepi.
Jae shin : Jangan lakukan. kau tidak menemukan apapun mengenai surat tanah itu.
Itu tidak ada hubungnnya denganmu, katakan saja itu Aku juga berencana
menghentikan penyelidikan
Sun Joon : Mengapa? bukankah kita tidak bisa memecahkan kodenya? penjahatnya
adalah satu2nya petunjuk menemukan Geum Deung Ji Sa, jadi mengapa harus
berhenti . Lebih lagi demi menangkap penjahatnya kau sudah..(maksudnya sampai
jadi Hong Byuk seo)
Jae shin : Benar, Aku yang melawan mereka, aku juga akan tetap diam. Aku
memutuskan untuk diam. Jika kau berkeras menjadi orang yang jujur dan lurus dan
terhormat dan pamer seperti itu..
Sun Joon : Sahyung!
Jae shin : Orang menjadi pengecut karena ia memiliki seseorang yang harus ia
lindungi, bukankah Kim Yoon Shik adalah orang seperti itu bagimu?
Sun Joon jalan pergi dan Jae shin menahannya, apa kau pikir anak itu akan bisa
memaafkanmu?
Sun Joon : Sebelum meminta maaf, penjahatnya harus membayar kejahatannya, itu
yang aku percayai. Dan Kim Yoon Shik bukan satu2nya orang, dimana aku perlu
meminta maaf.(masih ada Jae shin yang perlu ucapan maaf dari keluarga
Lee/Noron) Aku akan melakukan yang terbaik agar tidak menyakiti Kim Yoon Shik.
Sun Joon perlahan melepaskan tangan Jae shin dan Jae shin menyadari cincin Sun
Joon.
Yoon Hee menjatuhkan bukunya, apa katamu? Sun Joon diam, Yong Ha keluar dan
menepuk bahu Sun Joon.
Sun Joon : Tanah yang ada nama petugas Hanseong itu benar milik ayahku.
Yoon Hee terpukul, apa yang kau katakan? Sun Joon berkata aku pikir benar jika
aku mengatakan-nya padamu.
Yoon Hee tidak tahan dan keluar. Sun Joon menahan tangannya. Yoon Hee : Cukup,
apa kau ingin aku mendengarnya terus? Ini terlalu kejam. Yoon Hee jalan keluar
dan menangis.
Yoon Hee lari keluar, Sun Joon menyusulnya. Yong Ha ingin menyusul tapi
tangannya ditahan Jae shin.
Sun Joon menyusul Yoon Hee, jika mungkin, aku ingin minta maaf atas nama ayah,
tapi jika kau tidak bisa memaafkanku, aku akan menerima itu. Aku ingin minta
ijin melakukan apa yang aku bisa untuk mengungkap kasus ini dan menemukan Geum
Deung Ji Sa.
Yoon Hee tidak mengerti bagaimana mengungkap semuanya seperti ini. Geum Deung
Ji Sa? bagaimana semua bisa berubah dengan menemukannya?
Yoon Hee akan pergi, Sun Joon menahan tangannya, bagaimana dengan aku?
Yoon Hee berkata aku perlu waktu sendirian dan jalan pergi.
Yong Ha dan Jae shin keluar dan melihat Sun Joon yang terpukul. Yong Ha
mendekati Sun Joon dan mengajaknya minum. Ketiganya sepakat minum-minum. Yong
Ha langsung merangkul Sun Joon dan Jae shin.
Saat ketiganya akan naik ke lantai atas, Yong Ha menggoda Jae shin dan menepuk
pantat Jae shin! astaga...dan Jae shin melotot ke arah Yong Ha. Yong Ha
langsung mengkerut :) Lumayan..sedikit melepas tegang.
Petugas Yoon Hyung Goo menemui Byung Pan di Moran gak. Menteri Ha memberikan
uang dalam jumlah banyak untuk Yoon dan memintanya membayar hutang dan pergi
sembunyi di lokasi terpencil.
Cho Sun menuang teh dan mendengar semuanya.
Yoon Hee pulang ke rumah dengan mengenakan baju wanita. Ia ingin tahu apa yang
sebenarnya terjadi pada ibunya, bagaimana cara ayah meninggal dunia?
Ibu Yoon Hee : aku tidak ingin membicarakannya karena alasan kematian-nya, aku
takut kau marah pada dunia, pada apa yang terjadi. Dunia..dan mereka yang
melawannya, dunia selalu menunjukkan kekuatan pada mereka. Inilah bagaimana aku
kehilangan ayahmu. Jadi, kau tidak akan menemukan apa-apa dariku.
Yoon Hee : Tapi ibu..kau berkata kalau ayah meninggal dengan cara seperti itu
dan membuat aku marah pada dunia, apakah tidak lebih baik, jika kau mengatakan
ini sejak awal..
Yoon Hee duduk di beranda rumahnya bersama Kim Yoon Shik dan membicarakan ayah
mereka.
Yoon Hee : Orang seperti apa ayah kita itu? Yoon shik, setiap kali aku
memikirkan ayah, aku merasa ada angin dingin di dalamku. Karena setiap kali dia
membaca untukmu dengan kau di pangkuan-nya, tempatku selalu saja di luar.
Itulah mengapa ketika aku memikirkan ayah, aku tidak bisa mengingat wajahnya.
Aku hanya ingat bayangan dari balik pintu.
Yoon shik menoleh : Noona, apa kau benar2 tidak mengetahuinya? Ayah...dia
selalu membaca buku sekeras yang ia bisa tepat di depan pintu.
Yoon Hee tertegun dan ia menoleh ke arah ruang belajar ayahnya.
Flashback
Prof Kim Seung Heun memangku Yoon Shik kecil dan membacakan buku untuk...Yoon
Hee yang ada di luar. Sementara Yoon shik hanya main2 saja.
Yoon Shik : Ayah membacakan buku2 yang terlalu sulit untuk-ku, ayah membacanya
untukmu kak. Kau benar2 tidak tahu ini?
Kim Seung Heun : Sangat menyakitkan bagiku melihat putriku yang semakin pintar.
Sebagai guru bakat anak itu sangat membanggakan, tapi sebagai anak perempuan
yang tidak bisa berkembang dalam masy, apa benar mengajarinya mengenai harapan
se-ambisius itu? Ayah yang tidak berdaya ini yang tidak mampu memberikan
pendidikan untuk putri berbakatnya hanya bisa menahan nafas mendengarnya
belajar dan sekali lagi menangis dalam hati.
Yoon Hee membaca buku milik ayahnya dan menangis. Yoon shik menghela nafas.
Yoon Hee memeluk buku ayahnya dengan perasaan hangat.
Paginya Yoon Hee menghadap Prof Jung dan menyerahkan buku ayahnya itu. Guru,
saya punya pertanyaan, Jika ayah meninggalkan surat rahasia, apa berarti dia
tahu ada yang ingin mencuri Geum Deung Ji sa, dan orang itu ingin membunuh
ayah? apa ayah tahu kalau nyawanya terancam? tapi mengapa ia tetap saja
menempuh resiko?
Jung Yak Yong menghela nafas, mendiang Raja (Yeongjo) ingin menyimpannya di
Jongmyo, tapi ayahmu diam2 memindahkan-nya di kuil di pegunungan Wolchool.
Karena ia percaya Geum Deung Ji Sa adalah permulaan Joseon baru yang diimpikan
Baginda. Bagi ayahmu agar putrinya yang pintar bisa berkembang, Geum Deung Ji
Sa adalah harapannya. Jadi ia bersedia mempertaruhkan nyawanya.
Jalgeum kuartet berkumpul. Yoon Hee membuka sekali lagi wasiat ayahnya dan
berkata GDJS ada di Sungkyunkwan.
Yoon Hee : Kata2 ini, sung, tempat dimana orang-orang berbakat ada. Berarti
membangun negara yang penuh dengan orang berbakat. Kyun tinggalkan tradisi
lama. Berarti semua sama. Ini bukan surat wasiat atau pengunduran diri
Yong Ha : Sung kyun...ya ini masuk akal, tapi mengapa tiba2..
Yoon Hee : Ini dari seseorang yang dengan tulus berharap agar Sungkyunkwan
menjadi tempat yang berharga sesuai namanya, Profesor Kim Seung Heun. Ini ada
di catatan kuliahnya.
Yong Ha : Ah kalau begitu, kita tinggal memeriksa peta Sungkyunkwan.
Yoon Hee berusaha mengambil peta di rak tertinggi di perpustakaan, tapi gagal
dan Sun Joon membantunya. Sun Joon menyadari kalau Yoon Hee tidak lagi
mengenakan cincinnya. Yoon Hee menyembunyikan tangannya.
Yoon Hee : Aku pikir aku harus melakukan ini, aku selalu berpikir kalau ayahku
tidak mengacuhkanku, tapi sebenarnya aku yang tidak benar2 melihat pada ayahku.
Aku benar2 ingin menemukan-nya. Aku ingin tahu mengapa dia sangat ingin
menemukan Geum Deung Ji Sa. Karena ini mungkin yang pertama dan terakhir
kalinya aku bisa mengerti dia sepenuhnya. Karena...aku sudah membuatnya
kesepian begitu lama..
Yoon Hee mulai menangis dan Sun Joon menghapus air matanya, tidak apa-apa, aku
mengerti. Kau tidak perlu menjelaskan seperti itu padaku. Aku janji, apapun
yang terjadi, kita akan menemukan Geum Deung Ji Sa.
Sun Joon tersenyum di depan Yoon Hee, tapi ketika berbalik, wajah Sun Joon
terlihat muram.
Menteri Lee menerima Byung Pan dan Menteri Ha meyakinkan kalau Menteri Lee
tidak perlu mencemaskan Yoon Hyung Goo lagi.
Menteri Lee : Katakan pada putramu (In soo)
Byung Pan : Ya..?
Menteri Lee : Mengenai Geum deung ji sa, Baginda sepertinya sudah memberikan mimpi
kosong pada beberapa siswa SKK untuk mencarinya. Minta Ketua siswa
mengawasinya.
Menteri Ha : Mengapa tidak meminta bantuan putra anda? Lalu Byung Pan sadar, Ah
Putra anda juga..mencari Geum deung ji sa? saya bilang juga apa, kalau saja
kita segera menikahkan anak2 kita, dan membawa Sun Joon keluar dari SKK, ini
tidak akan terjadi.
Menteri Lee kesal, apa katamu Menteri Perang,
pernikahan? Apa kau tidak tahu sumber semua masalah ini? jangan menyebutkan
tentang pernikahan ini lagi. Aku tidak akan pernah menjadi keluargamu. (Menteri
Lee kesal karena Byung Pan membunuh Kim Seung Heun dan Moon Young shin dan
mengawali masalah ini.)
Menteri Ha marah, ia merasa terhina. Beraninya menghina putriku dan keluargaku,
apa ia lupa siapa yang membuatnya bisa meraih posisi ini. Menteri Ha marah2 dan
minum ditemani Cho sun.
Menteri Ha ingin Cho sun melakukan sesuatu, ia mencengkeram tangan Cho sun,
tepat saat itu In soo masuk, Anda memanggil saya, ayah?
Sun joon melacak Petugas Hanseong Yoon, tapi nihil. Ketiga rekannya menunggu
dan Yong Ha berkata tidak biasanya Sun joon terlambat, aku mengerti pasti berat
untuknya.
Jae shin berkata tunggu sebentar lagi, dia bukan tipe orang yang suka melanggar
janji.
Yong Ha berkata bukankah manusiawi melanggar janji? Tidak peduli sehebat
apapun, impian Baginda, tidak mudah bagi seorang anak mengungkap kejahatan
ayahnya sendiri.
In soo bertemu anak buahnya, jadi sekarang Lee Sun Joon mencari cetak biru dan
peta Sungkyunkwan?
Byung Choon : Mereka sepertinya mencari sesuatu.
Yong Ha, Jae shin, dan Yoon Hee harus mulai tanpa Sun Joon, mereka memeriksa
peta, Yong Ha menjelaskan, tempat dimana pengajaran berasal, mengacu pada ruang
belajar/ Myungryundang lalu Jongkyun-gak/perpustakaan.
Jae shin : Bagaimana dengan Daeseongjeon ( ruang ujian negara)..
Yong Ha merasa ada masalah, ketiga tempat itu tidak mungkin digali,
Jae shin : Masih ada petunjuk lain, dimana negara dimulai..
Yoon Hee diam2 menyelinap ke ruang kuil malam hari, dan dikejutkan oleh Jae
shin yang sepertinya punya pikiran sama. Mereka mencari di bawah altar, karena
Myunryundang, Jongkyun-gak, dan Daesungjeon masing2 pasti punya altar dan siapa
tahu di bawah altar sembahyang ada Geum Deung Ji Sa.
Ternyata biarpun Yong Ha sudah mengeluarkan uang untuk menyuap penjaga SKK agar
diijinkan masuk ke daesungjeon, tetap saja tidak menemukan apa-apa.
Paginya, ketiganya bertemu lagi dan kali ini Yong Ha pusing, masalahnya, Geum
Deung Ji Sa tidak ada di SKK, tempat dimana pengajaran mengarah dan negara
berawal, dimana tempat itu...Apa kita harus menjungkir balik-kan setiap ruangan
di SKK?
Yong Ha usul, ah bagaimana kalau kita...
Jae Shin memotongnya, tidak! ini perintah rahasia! Yong Ha berkata iya aku
tahu, cuma bercanda, kau membuatku malu saja.
Yoon Hee memutuskan untuk kembali ke perpustakaan dan memeriksa melalui buku2
karena mungkin saja ayahnya meninggalkan petunjuk lagi.
Malamnya, Gu Yong Ha jalan dengan berputar-putar, mengenakan hanbok dengan pola
lukisan Min in do karya Shin Yunbok :) Tiba2 In soo dkk menemuinya, Kenapa kau
terperanjat, Gu Yong Ha? Kau membuat kesalahan? Apa kau masih main dengan Lee
Sun Joon dan Moon Jae shin?
Yong Ha : Ya, dan aku semakin menyukainya.
In Soo : Kalian memeriksa dokumen dan peta Sungkyunkwan, apa kalian main
perburuan harta karun?
In soo memperingatkan Yong Ha, kau tidak cocok dengan mereka, mengingat masa
lalu kita, aku ingin memberimu peringatan. Belum terlambat.
Yong Ha kesal dan berkata apa kau tahu kalau aku adalah orang yang paling
fashionable di Joseon? aku kasih tahu satu rahasia, menggabungkan beberapa
macam baju yang tidak cocok adalah gaya yang berani, dan busanamu
sekarang...Yong Ha mengerenyit, tidak gaya.
Yong Ha berlalu dengan berputar-putar, Anak buah In soo kesal, tapi In soo
berkata biarkan saja, karena ini hari terakhir untuk pelajar Gu Yong Ha,
biarkan ia menikmatinya.
Sun Joon masuk ke tempat perjudian dan membawa lukisan Yoon Hyung Goo, tapi
justru ia mengganggu orang yang sedang asyik judi, sehingga dipukuli
habis-habisan.
Sementara Yoon Hee ada di perpustakaan, memeriksa setiap buku. Tiba-tiba ada
yang meletakkan makanan di depan Yoon Hee, it's Jae shin!
Yong Ha masuk dan panik, Gul-oh, gul-oh,...Jae shin dan Yoon Hee kaget, Yong Ha
melanjutkan Lee Sun Joon mengakibatkan masalah.
Yong Ha, Jae Shin dan Yoon Hee masuk ke rumah judi. Gisaeng senior pemilik
rumah judi melihat Yong Ha dengan wajah kesal, sementara Sun Joon duduk di
meja. Tempat itu porak poranda.
Yong Ha dan Yoon Hee duduk di depan Sun Joon yang babak belur, Jae shin berdiri
bersandar ke tiang dan Yong Ha heran, kau mencari Petugas Yoon?
Yong Ha : Bertindak mendahului pikiran, seperti bukan Lee Sun Joon yang
kukenal?
Sun Joon membenarkan, daripada duduk pusing dengan teka teki, lebih baik
mencari Yoon. Yong Ha tanya ini semua demi menemukan Geum Deung Ji Sa atau
membuktikan kalau ayahmu tidak bersalah?
Sun Joon : Aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di malam itu, sepuluh
tahun silam.
Yong Ha : Dengar, Lee Sun Joon, aku ingin tanya satu hal, jika kita menemukan
Geum Deung Ji sa, maka kau mungkin tidak akan bisa menjadi anak menteri Kiri
lagi.
Sun joon melihat ke arah Yoon Hee dan berkata itu lebih baik, daripada menjadi
anak seorang kriminal yang membunuh kakak dan ayah teman-nya.
Kata-kata Sun Joon membuat Jae shin tersentuh, tapi Yoon Hee tidak tahan dan
keluar. Sun Joon menyusulnya. Yong Ha hanya bisa memandang Jae shin. Sun Joon
membuatnya syok.
Sun joon mengejar Yoon Hee. Yoon Hee minta Sun Joon berhenti, jika ini karena
aku, kumohon hentikan. Aku sudah sangat menderita karena ayahku, yang wajahnyapun
aku tidak bisa mengingatnya, dan kau juga, ayahmu juga lebih lagi, jadi kumohon
hentikan. Kau bisa menghentikannya, aku tidak tahan lagi melihatnya.
Yoon Hee pergi tapi kali ini Sun Joon memeluknya dari belakang.
Sun Joon : Aku..aku ingin pengampunan. Aku ingin membayar kembali..untuk semua
waktu yang kau habiskan karena harus menyamar sebagai pria, menjaga adik
lelakimu karena ayahmu tidak ada..untuk waktu-waktu dimana kau harus kedinginan
dan kelaparan..aku ingin mengatakan padamu..kalau aku tidak bisa memaafkan
diriku sendiri, karena menghabiskan waktuku dengan membaca di kamarku yang
hangat,
tanpa sadar apapun...kalau aku bisa mengembalikan waktu..aku akan memberikan
padamu segala yang kumiliki..jadi apa kau bisa memaafkan aku..aku ingin mengatakan
itu padamu.
(ok Sun Joon, sekarang aku rela kau menjaga Yoon Hee hehe...dan Jae shin
sepertinya juga sudah merelakan Yoon Hee)
Yong Ha dan Jae shin duduk di dalam. Yong Ha bingung, Lee Sun Joon itu sungguh
mengejutkan, semakin kau mengenalnya, semakin mengejutkan, dia akan melawan
ayah yang sangat ia hormati.
Yong Ha : kau tahu dengan baik seperti apa rasanya melawan ayahmu sendiri,
seperti hidup di neraka.
Ya, Jae shin tahu itu dengan pasti.
Sementara Menteri Lee main catur sendirian, ia terngiang kata-kata Sun Joon,
kalau ia memilih menjadi musuh ayahnya. Menteri Lee menghela nafas.
Jeongjo bertemu Jung Yak Yong.
Jeongjo : Apa ada masalah dengan pemecahan kode Prof Jung?
Prof Jung : Mereka tidak mencari saya untuk bertanya jadi sepertinya tidak ada
masalah, Cheon Na.
Jeongjo : Aku pikir kode rahasia itu adalah pelajaran terakhir yang ingin
diajarkan oleh Prof SKK, Kim Seung Heun. Dimana pengajaran mengarah dan dimana
negara berawal. Aku sungguh ingin tahu apa yang ingin diajarkan Prof Kim Seung
Heun, Prof Jung.
Sun Joon menemukan Yoon. Tapi Hong Byuk Seo palsu ingin membunuhnya. Sun Joon
berusaha melindungi Yoon.
Tiba-tiba Moon Jae Shin datang dan melawan Cho Sun. Jae shin berkata Sun Joon
jalan cepat sekali, dia kesulitan menyusul Sun Joon.
Cho sun melarikan diri dan Jae shin mengejarnya. Dalam beberapa jurus, Jae shin
berhasil mengunci Cho sun dan membuka maskernya. Tapi Cho Sun berhasil
membebaskan diri dan lari.
Jae shin terkesima, jadi itu benar Cho Sun! (Anehnya mengapa Jae shin tidak
cegukan ya...padahal belum sembuh lo kebiasaan-nya itu)
Yoon Hee memeriksa surat ayahnya lagi dan beberapa peta, ia ingat kata2 Prof
Jung, kalau mendiang Raja awalnya menyimpan Geum Deung Ji Sa di kuil di
Jongmyo. Tempat dimana pengajaran mengarah. Tempat dimana negara dimulai.
Disitulah Geum Deung Ji Sa disembunyikan. Yoon Hee bergegas pergi.
Byung Choon dan Go Bong terus mengamati Yoon Hee. Mereka lapor pada In soo
kalau Kim Yoon Shik memeriksa peta kota dan tiba2 lari. Kebetulan In soo tadi
melihat Yoon Shik.
In soo masuk perpustakaan dan ingin mencari apa yang dicari Yoon Hee, hanya
saja Yoon Hee merobek halaman bukunya. In Soo menemukan tujuan Yoon Hee,
Jongmyo!
Yoon Hee sudah tiba di kuil di Jongmyo.
Sun Joon dan Jae Shin menyudutkan Yoon Hyung Goo. Ingin tahu apa yang
sebenarnya terjadi 10 tahun lalu, katakan!
Yoon cengengesan dan berkata apa boleh buat, sudah jadi kebiasaan anjing
pemburu, tidak akan membuka mulut sebelum diberi makanan. Yoon minta uang.
Jae shin mencengkeram bajunya, Tapi kau hampir terbunuh oleh Cho Sun dari
Moran-gak!
Yoon : Cho Sun dari Moran-gak? hmm menarik..
Yong Ha mengajak beberapa polisi minum2 lagi dan mengorek informasi kejadian 10
tahun lalu. Yong Ha harus mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan info.
Salah seorang polisi berkata kalau Yoon terlihat bersama Byung Pan.
Di saat bersamaan, Sun Joon terus memaksa apa yang sebenarnya terjadi, katakan
apa kau menerima tanah dari ayahku, Menteri Kiri Lee!
Kali ini Sun Joon yang mencengkeram baju Yoon. Yoon teriak aku tidak bisa
bicara kalau dicekik seperti ini! Jae Shin dan Sun Joon akhirnyamendengar dari
Yoon Hyung Goo kalau Menteri Kiri Lee, benar-benar memerintah untuk merampas
Geum Deung Ji Sa, tapi tidak membunuh. Justru Menteri Ha yang merusak rencana
dan membunuh Prof Kim dan juga Moon Young Shin.
Menteri Lee tidak bisa melakukan apa-apa kecuali menutup mulut para pengawal,
ia memberikan tanah untuk Yoon untuk "mendiamkannya".
Yoon : Tapi, semua menjadi menarik karena Byung Pan sudah mengirim Cho sun
untuk menghabisiku.
Yong Ha melihat In soo dan pasukannya yang bergegas ke kuil di Jongmyo.
Sun Joon dan Jae shin menunggu Yoon Hee di perpustakaan. Sun Joon lega
sekarang, ayahnya bukan pembunuh ayah Yoon Hee dan juga kakak Jae shin.
Jae shin : Kau belum menemukan Kim Yoon Shik? Apa yang kau lakukan dan bukannya
pergi mencarinya. Bukankah orang yang harus tahu pertama kali tentang kebenaran
ini adalah dia? Kalau Byung Pan dalang semuanya. Aku senang, demi kau dan demi
diriku sendiri. Akan melelahkan untuk membencimu selama hidupku.
Gu Yong Ha masuk ke perpustakaan dengan terburu-buru, apa kalian belum
menemukan Kim Yoon shik? In soo dan pasukannya menuju ke kuil di Jongmyo.
Yong Ha menyimpulkan atau jangan2 daemul ke Jongmyo? berarti dia dalam bahaya!
Yoon Hee jalan di aula dan berdiri di depan salah satu altar.
Sementara In soo dan pasukan menuju ke kuil. In soo mengatakan pada ayahnya ini
mungkin kesempatan kita untuk memusnahkan Geum Deung Ji sa.
Byung Pan memerintahkan untuk menghancurkan Geum Deung Ji Sa.
Jae Shin mengamati penjaga bersama Sun Joon dan ia ingin mengalihkan perhatian
pasukan dengan menembakkan beberapa panah ke kaki mereka.
Jae Shin berkata pada Sun Joon : kau janji kalau Kim Yoon shik tidak akan
terluka.
Sun Joon : Sahyung!
Jae Shin memegang bahu Sun Joon, aku akan berusaha keras untuk mengalihkan
perhatian pasukan.
Yoon Hee tidak berhasil menemukan Geum Deung Ji Sa.
Jae shin langsung bertempur dengan pasukan, meskipun Jae shin hebat tapi kali
ini Jae shin kalah jumlah.
Sun Joon berhasil masuk ke dalam kuil.
Jae Shin berhasil menahan pasukan dengan beberapa jurus, lalu ada seseorang
yang berhasil menahan pedang Jae Shin, Kepala pasukan !
Jae shin harus bertarung dengan kepala pasukan dan pedangnya terlepas dari
tangannya...
Di dalam kuil, Sun Joon lari memeluk Yoon Hee.
Diluar...terdengar suara paling mengerikan...suara pedang kepala pasukan yang
menebas dada Moon Jae Shin.
Jae shin roboh ke tanah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar